- Selada (Lettuce)
- Bayam (Spinach)
- Kangkung
- Sawi
- Tomat
- Mentimun
- Pakcoy (Chinese cabbage)
- Arugula
- Basil
- Kubis (Cabbage)
2. Buah-buahan :
- Tomat (sering ditanam di hidroponik karena hasil buahnya)
- Strawberry
- Melon
- Paprika
- Jeruk nipis
- Blueberry (meskipun lebih sulit, beberapa berhasil menanamnya dengan hidroponik)
Dengan adanya berbagai jenis tanaman yang bisa ditanam pada sistem hidroponik tidak mustahil bagi kita untuk menanam tanaman kesukaan kita dirumah. Tetapi dengan variasi tanaman yang banyak apakah merawatnya mudah ?
Cara merawat tanaman Hidroponik :
Tanaman hidroponik dapat dirawat dengan cara membersihkan wadah, mengecek kondisi air dan larutan nutrisi, serta menjaga sanitasi lingkungan.
1. Membersihkan Wadah :
- Keluarkan sisa larutan nutrisi
- Bersihkan bagian yang berlumut dengan air bersih dan mengalir
- Rendam wadah dalam air bersih atau alkohol
- Isi kembali dengan larutan nutrisi
- Pastikan air bersih
- Ganti air minimal empat hari sekali
- Gunakan wadah bening atau transparan agar mudah mengamati kondisi air
- Ukur pH air menggunakan strip meter, pH air yang baik untuk hidroponik adalah berkisar 5,5 dan 6,5
Mengecek kondisi larutan nutrisi Pastikan nutrisi yang digunakan tidak kadaluwarsa, Ganti larutan nutrisi 3 kali sehari.
- Jaga kebersihan lingkungan
- Buang dan jauhkan tanaman yang sakit dari tanaman yang sehat
Mengecek kondisi tanaman Cek kondisi tanaman secara berkala, Ketahui apa yang sedang terjadi pada tanaman.
Dari ketiga cara ternyata merawat tanaman hiroponik itu mudah lho, maka kita bisa untuk menanam tanaman menggunakan sistem hidroponik, karena cara menanam dan merawat yang tergolong simpel bagi sebuah teknik untuk bertani

Tidak ada komentar:
Posting Komentar